Langsung ke konten utama

Etika Komunikasi dalam Pembangunan sosial

  Hai semuanya, kembali lagi dengan saya orang tertamvan Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas Etika Komunikasi dalam Pembangunan sosial pada mata kuliah ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd.,

Saya akan menjelaskan Etika Komunikasi dalam Pembangunan sosial untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi yang membaca blog saya dan tidak pelit ilmu dan saya akan berikan pengatahuan untuk berwawasan tinggi. 

Peran etika dalam komunikasi pembangunan sosial sangat penting karena dalam komunikasi pembangunan, tidak hanya menyampaikan pesan dengan cepat dan luas. 

Pembangunan bukan hanya tentang perubahan fisik; itu juga tentang membangun kepercayaan dan hubungan yang baik dengan masyarakat. Oleh karena itu, etika komunikasi memastikan bahwa semua komunikasi dilakukan dengan jujur, menghargai orang lain, dan mempertimbangkan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat.

Karena apa pentingnya etika komunikasi dalam pembangunan? 

Dengan memasukkan program pembangunan ke dalam masyarakat, kita menghadapi banyak latar belakang budaya, keyakinan, dan prinsip yang berbeda. Jika kita tidak memperhatikan etika, pesan kita mungkin ditolak atau bahkan dapat menyebabkan konflik.

Prinsip-prinsip Etika Komunikasi dalam Pembangunan 

Kejujuran dan Transparansi:

- Komunikasi harus jujur dan terbuka. Informasi yang disampaikan harus akurat dan tidak menyesatkan.

- Transparansi dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan proyek sangat penting untuk membangun kepercayaan.

Keterbukaan:

- Siapa pun yang terlibat dalam pembangunan harus memiliki akses ke informasi yang relevan.

-Mendorong partisipasi aktif dari semua pihak yang berkepentingan untuk memberikan masukan dan kritik konstruktif.

Menghormati Hak Asasi Manusia:

Menghormati hak-hak individu dan kelompok, termasuk hak untuk berpendapat dan berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan.

Memastikan bahwa komunikasi tidak merendahkan atau mendiskriminasi siapa pun.

Akuntabilitas:

- Individu atau kelompok yang bertanggung jawab atas komunikasi harus siap mempertanggungjawabkan isi dan dampaknya.

- Tanggung jawab ini mencakup kesalahan dan kesalahan dalam komunikasi.

Keadilan dan Kesetaraan:

- Memastikan bahwa semua pihak mendapatkan kes yang sama untuk berpartisipasi dan menyuarakan pendapat.

- Menghindari diskriminasi berdasarkan ras, gender, agama, atau faktor lainnya dalam komunikasi.

Penghormatan terhadap Nilai dan Norma Kultural:

- Menghormati nilai-nilai dan norma budaya yang berlaku dalam masyarakat tempat pembangunan berlangsung.

- Memastikan bahwa komunikasi tidak bertentangan dengan nilai-nilai dan norma tersebut.

Perlindungan Privasi:

- Menjaga kerahasiaan informasi pribadi yang diperoleh selama komunikasi.

- Tidak memanfaatkan informasi pribadi tanpa izin.

Konsensus dan Musyawarah:

- Mencari kesepakatan bersama melalui proses musyawarah yang demokratis.

- Menghargai pendapat minoritas dan berusaha mencapai solusi yang adil dan dapat diterima oleh semua pihak.

Contoh nyata Kehidupan Misalnya, dalam program pembangunan jalan di bekasi, tim pelaksana seharusnya langsung membangun daripada hanya datang dengan alat berat. Mereka harus bermusyawarah, mendengarkan pendapat warga, memberikan penjelasan tentang keuntungan dan efek, dan menyesuaikan proyek dengan kebutuhan masyarakat. 

 Proyek akan lebih mudah diterima dan keberlanjutannya lebih terjamin jika komunikasi dilakukan dengan etika yang baik.

Tantangan Etika Komunikasi di Lapangan

Kurangnya Transparansi:

Proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan proyek mungkin tidak transparan, sehingga mengurangi kepercayaan dari pihak-pihak yang terlibat

Menurut Abdul Samad Arief, dkk dalam buku Dasar-Dasar Komunikasi Bisnis (2021), etika adalah prinsip untuk mengatur perilaku dalam masyarakat.

Karena dalam komunikasi, pembangunan membangun jiwa masyarakat dan bukan hanya fisik tapi kepercayaan. 

Terimakasih yang sudah membaca materi saya yang di rangkum sebagus mungkin untuk menambah wawasan yang cukup berarti buat kita semua, saya zainul umar undur diri sekian terimakasih atas perhatiannya.






Sampaiiiiiiiiiiiiiiiii jumpaa di materi selanjutnyaaa.........





Referensi :ibu dosen Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd.,M.Ikom






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merajut Citra Diri yang Autentik: Nilai-Nilai dalam Hubungan IMC dan Human Relations

Hai semuanya, kembali lagi dengan saya Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas Merajut Citra Diri yang Autentik: Nilai-Nilai dalam Hubungan IMC dan Human Relations mata kuliah IMC ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd., Di tengah era digital yang serba transparan dan kompetitif, setiap individu maupun organisasi menghadapi tantangan besar: membangun dan mempertahankan citra diri. Citra diri tidak lagi hanya milik tokoh publik atau korporasi besar. Kini, setiap orang yang memiliki jejak digital—baik di media sosial, platform profesional, atau interaksi komunitas—dituntut untuk mampu mengelola citranya secara sadar dan strategis. Di sinilah peran dua elemen penting menjadi sangat relevan: Integrated Marketing Communication (IMC) dan Human Relations. Keduanya berperan besar dalam membentuk bagaimana seseorang dipersepsikan, dipercaya, dan diterima oleh lingkungannya. Namun lebih dari itu, keduanya juga menana...

Korupsi di Indonesia: Luka Lama yang Terus Menganga

 Hai semuanya, kembali lagi dengan saya Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas Korupsi di Indonesia: Luka Lama yang Terus Menganga pada mata kuliah komunikasi pembangunan dan perubahan sosial ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd., Perlu di ketahui korupsi di Indonesia sudah merajalela bahkan ngerugiin negara dan rakyat belum ada hukum yang menyerang pada korupsi.  Korupsi adalah salah satu persoalan terbesar yang menghambat kemajuan Indonesia. Sebagai tindakan penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi, korupsi tidak hanya menimbulkan kerugian materiil bagi negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemerintahan dan hukum. Dalam berbagai survei dan laporan internasional seperti Corruption Perceptions Index yang dirilis Transparency International, Indonesia masih berada di peringkat yang kurang menggembirakan. Hal ini menunjukkan bahwa korupsi bukan hanya pers...

Berfikir kreatif dalam kewirausahaan

 Hai semuanya, kembali lagi dengan saya orang tertamvan Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas  Proses kewirausahaan dan karakter kreativitas yang berbasis bisnis pada mata kuliah ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd., Saya akan menjelaskan Berfikir kreatif dalam kewirausahaanuntuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi yang membaca blog saya dan tidak pelit ilmu dan saya akan berikan pengatahuan untuk berwawasan tinggi.  Diiringi dengan kemajuan teknologi, globalisasi, dan perubahan gaya hidup masyarakat, perkembangan zaman yang pesat telah menimbulkan tantangan besar sekaligus peluang besar di bidang ekonomi dan kewirausahaan. Dalam kondisi seperti ini, wirausahawan yang fleksibel dan kreatif sangat dibutuhkan. Namun, wirausahawan modern tidak hanya perlu memiliki kemampuan teknis dan keberanian mengambil risiko; mereka juga perlu memiliki daya pikir kreatif yang kuat untuk membangun, men...