Hai semuanya, kembali lagi dengan saya orang tertamvan Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas komunikasi pembangunan dan perubahan sosial di lingkungan sekitar pada mata kuliah ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd.,
Saya akan menjelaskan pembangunan dan perubahan sosial di lingkungan sekitar untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi yang membaca blog saya dan tidak pelit ilmu dan saya akan berikan pengatahuan untuk berwawasan tinggi.
Komunikasi pembangunan dan perubahan sosial adalah dimana suatu perekonomian atau pendapatan itu menurun dan terjadi nya ada perubahan sosial. Meski adanya teknologi modern harus mencari ide ide yang signifikan untuk memotivasi merupakan bagian yang penting dalam komunikasi pembangunan.
Komunikasi pembangunan dan perubahan sosial adalah proses penggunaan berbagai metode komunikasi untuk memfasilitasi dan mendorong pembangunan dan perubahan sosial yang positif. Ini melibatkan pertukaran informasi, ide, dan nilai-nilai antara berbagai aktor – individu, kelompok, organisasi, dan pemerintah – untuk mencapai tujuan pembangunan yang disepakati bersama.
Kajian komunikasi pembangunan dan perubahan sosial merupakan bidang interdisipliner yang luas, menarik perspektif dari berbagai disiplin ilmu seperti komunikasi, sosiologi, antropologi, ekonomi, ilmu politik, dan studi pembangunan. Kajian ini mengeksplorasi bagaimana komunikasi berperan dalam proses pembangunan dan perubahan sosial, baik sebagai pendorong maupun penghambat.
Pengaruh pembangunan dan perubahan sosial adalah proses yang dinamis dan multifaset. Untuk memaksimalkan manfaat dan meminimalkan kerugian, diperlukan perencanaan yang matang, partisipasi masyarakat, dan pendekatan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Hal ini membutuhkan pertimbangan yang cermat terhadap aspek ekonomi, sosial, lingkungan, dan politik. Penting untuk diingat bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keadilan sosial, dan pelestarian lingkungan.
Namun, secara umum, kita dapat mengategorikan pengaruhnya ke dalam beberapa aspek utama:
Aspek Positif:
- Peningkatan kualitas hidup: Pembangunan yang berkelanjutan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesempatan ekonomi. Ini dapat terlihat dalam peningkatan angka harapan hidup, penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan literasi.
- Pertumbuhan ekonomi: Pembangunan seringkali dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi, yang dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan meningkatkan standar hidup.
- Perkembangan teknologi dan inovasi: Pembangunan mendorong inovasi dan adopsi teknologi baru, yang dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing.
- Perubahan sosial yang progresif: Pembangunan dapat mendorong perubahan sosial yang positif, seperti peningkatan kesetaraan gender, pengurangan diskriminasi, dan peningkatan partisipasi politik.
- Peningkatan infrastruktur: Pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan sistem irigasi dapat meningkatkan konektivitas, aksesibilitas, dan efisiensi ekonomi.
Aspek Negatif:
- Kerusakan lingkungan: Pembangunan yang tidak berkelanjutan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, seperti deforestasi, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati.
- Kesenjangan ekonomi: Pembangunan dapat memperburuk kesenjangan ekonomi antara kelompok kaya dan miskin, jika tidak dikelola dengan baik dan adil.
- Perubahan budaya yang tidak diinginkan: Modernisasi dan globalisasi yang cepat dapat menyebabkan hilangnya budaya lokal dan tradisi.
- Konflik sosial: Pembangunan dapat memicu konflik sosial jika tidak dikelola dengan partisipasi dan kesepakatan masyarakat. Persaingan atas sumber daya dan ketidakadilan dalam distribusi manfaat pembangunan dapat menjadi pemicu konflik.
- Urbanisasi yang tidak terkendali: Perpindahan penduduk ke perkotaan yang cepat dapat menyebabkan masalah seperti kepadatan penduduk, kemiskinan perkotaan, dan kurangnya akses terhadap layanan dasar.
Kesimpulan pembahasan yang di atas adalah : komunikasi untuk pembangunan dan perubahan sosial harus dirancang dengan cermat, mempertimbangkan konteks, audiens, dan tujuan komunikasi. Komunikasi yang efektif dapat memobilisasi dukungan, mengubah perilaku, dan mendorong perubahan sosial yang positif. Penting untuk selalu mengevaluasi dan memperbaiki strategi komunikasi agar tetap relevan dan efektif.
Terimakasih yang sudah membaca materi saya yang di rangkum sebagus mungkin untuk menambah wawasan yang cukup berarti buat kita semua, saya zainul umar undur diri sekian terimakasih atas perhatiannya.
Sampaiiiiiiiiiiiiiiiii jumpaa di materi selanjutnyaaa.........
Referensi :
ibu dosen Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd.,M.Ikom

Komentar
Posting Komentar