Langsung ke konten utama

Kemampuan Berkomunikasi yang Baik mengenai public speaking

 Hai semuanya, kembali lagi dengan saya orang tertamvan Zainul umar mahasiswa semester 3 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan berbagi ilmu pengetahuan tentang mata kuliah Public speaking. Materi kita kali ini adalah "Kemampuan Berkomunikasi yang Baik mengenai public speaking" pada mata kuliah ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd.,M.Ikom



Kemampuan dalam public speaking merujuk pada kemampuan seseorang untuk berbicara di depan umum dengan efektif, mempengaruhi audiens, dan menyampaikan pesan dengan jelas dan persuasif. Public speaking bukan hanya tentang berbicara di depan banyak orang, tetapi juga mencakup keterampilan untuk menyampaikan informasi dengan cara yang menarik, membangun koneksi emosional dengan audiens, dan menjaga perhatian mereka.

Public speaking adalah kemampuan berbicara di depan khalayak umum dengan tujuan menyampaikan pesan secara efektif. Ini melibatkan mengorganisir pikiran, memilih kata-kata yang tepat, menggunakan bahasa tubuh yang meyakinkan, dan menyesuaikan gaya berbicara sesuai dengan audiens yang dituju. Dalam public speaking, penting untuk memiliki keterampilan berbicara yang baik, membangun koneksi dengan audiens, dan mengelola ketegangan serta kecemasan yang mungkin muncul.

Dalam melakukan public speaking, mengenal audiens adalah aspek yang penting. Hal itu dikarenakan ketika berkomunikasi kita sebetulnya sedang berusaha untuk memenuhi kebutuhan informasi yang diperlukan audiens dan memberikan informasi yang dibutuhkan audiens. Agar pesan dapat tersampaikan dengan baik dan dipahami sesuai tujuannya, penting bagi kamu mengenali dengan siapa kamu berbicara. Mengenali audiens akan mempengaruhi nada, ritme, intonasi, hingga diksi yang digunakan saat melakukan public speaking. Public speaking yang efektif tidak hanya berkaitan dengan apa yang ingin disampaikan, tetapi siapa yang akan menerima pesan tersebut. Misal, jangan berbicara dengan ritme yang cepat dan dengan suara yang keras jika audiensmu adalah orang tua. Sebaliknya, gunakan tone suara yang semangat dan jangan berbicara terlalu lambat ketika audiensmu adalah anak muda.  

ada 5 tips agar kemampuan berkomunikasi yang baik dalam public speaking : 

1. Mengetahui Audiens yang akan diajak berinteraksi
  Sebelum menyampaikan suatu informasi di depan khalayak umum, akan lebih baik mengetahui kepada siapa kita akan berbicara. Seperti usia latar belakang atau kalangan tertentu.

Misalnya peserta seminar yang dihadiri oleh kalangan remaja. Dengan mengetahui peserta tersebut, pembicara bisa memiliki pandangan tentang bagaimana cara menyampaikan informasinya. Berbeda lagi ketika menyampaikan sosialisasi kepada anak-anak. Pembicara  bisa menyelaraskan antara topik pembahasan dengan audiens agar mudah dimengerti.

2. Mendalami topik saat public speaking 

mendalami topik, kita bisa lebih leluasa berbicara karena sudah tahu dan paham apa yang akan diutarakan dalam suatu forum. Gaya penyampaian yang lues membuat pesan bisa lebih mengalir karena telah menguasai topik. Hal ini tentu bisa mengurangi rasa gugup saat berbicara di depan umum.

Penguasaan materi berguna untuk mengantisipasi adanya waktu hening di tengah penyampaian pesan akibat topik pembahasan yang dirasa sudah habis. Kamu bisa memperdalam materi saat membuatnya, kamu juga bisa membuat catatan kecil diluar presentasi untuk kamu improvisasi.

3. Menyesuaikan gaya bahasa dengan audiens
Seperti yang telah dibahas di atas, kita juga perlu menelisik target audiens dari berbagai aspek, salah satunya bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. Kamu juga bisa mencari tahu kosakata khas yang mereka gunakan. Misalkan daerah Jakarta yang terkenal dengan sapaan “ane”, atau Medan dengan kata “horas”. Dengan kosakata tersebutlah, audiens merasa lebih dekat dengan kita, dan kita juga terkesan lebih akrab.

4. Menjalin interaksi saat public speaking

Kemampuan berbicara di depan umum dengan baik, kita bisa memanfaatkan situasi di lapangan. Salah satunya yaitu dengan improvisasi atau menjalin interaksi dengan audiens. Ada banyak interaksi yang bisa dilakukan.

Misalnya bertukar pendapat tentang suatu topik. Kamu bisa menanyakan pandangan audiens terkait materi sehingga komunikasi terjalin dua arah. Atau kamu melemparkan pertanyaan terkait materi mu kepada mereka. Sebaliknya, jika mereka bertanya, kamu bisa menawarkan kepada peserta lain untuk memberikan kesempatan untuk menjawab. Hal ini dapat mencairkan suasana agar lebih lues, kamu pun bisa menguasai keadaan tanpa gugup.

5. Fokus dengan salah satu audiens

Ini merupakan kiat agar kamu lebih mudah menjalin interaksi dengan audiens. Saat melakukan public speaking, perhatikan salah satu peserta yang menurutmu menarik, berbeda atau eye catching. Audiens seperti ini biasanya mudah ditemui karena terlihat ‘berbeda’ dengan lainnya, entah paling aktif, easy going, atau lainnya.

“Biasanya ada satu peserta itu yang eye catching. Nah dia bisa kita ajak berdiskusi terlebih dahulu agar suasana menjadi cair. Interaksinya pun cukup yang ringan-ringan saja”, lanjut Ainur.

Setelah itu, kamu bisa mengajaknya untuk berdiskusi atau sekedar melempar pertanyaan ringan. Audiens seperti ini juga bisa menghidupkan suasana agar tidak terlalu kaku dan kamu juga bisa lebih percaya diri untuk diskusi dengan mereka.

Ini tips agar kemampuan berkomunikasi yang  baik agar lebih percaya diri untuk tampil yang lebih baik untuk melakukan  di depan audiens, karena ini adalah bahasa kita sehari hari untuk melakukan interaksi sesama orang yang di sekitar kita menjalani hubungan baik apa lagi ini kita mahluk yang bersosial.


Terimakasih yang sudah membaca materi saya yang di rangkum sebagus mungkin untuk menambah wawasan yang cukup berarti buat kita semua, saya zainul umar undur diri sekian terimakasih atas perhatiannya.


Sampaiiiiiiiiiiiiiiiii jumpaa di materi selanjutnyaaa.........


Referensi : 

1. https://telkomuniversity.ac.id/berikut-ini-dasar-public-speaking-yang-wajib-kamu-kuasai/

2. https://umsida.ac.id/6-tips-melakukan-public-speaking/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merajut Citra Diri yang Autentik: Nilai-Nilai dalam Hubungan IMC dan Human Relations

Hai semuanya, kembali lagi dengan saya Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas Merajut Citra Diri yang Autentik: Nilai-Nilai dalam Hubungan IMC dan Human Relations mata kuliah IMC ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd., Di tengah era digital yang serba transparan dan kompetitif, setiap individu maupun organisasi menghadapi tantangan besar: membangun dan mempertahankan citra diri. Citra diri tidak lagi hanya milik tokoh publik atau korporasi besar. Kini, setiap orang yang memiliki jejak digital—baik di media sosial, platform profesional, atau interaksi komunitas—dituntut untuk mampu mengelola citranya secara sadar dan strategis. Di sinilah peran dua elemen penting menjadi sangat relevan: Integrated Marketing Communication (IMC) dan Human Relations. Keduanya berperan besar dalam membentuk bagaimana seseorang dipersepsikan, dipercaya, dan diterima oleh lingkungannya. Namun lebih dari itu, keduanya juga menana...

Korupsi di Indonesia: Luka Lama yang Terus Menganga

 Hai semuanya, kembali lagi dengan saya Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas Korupsi di Indonesia: Luka Lama yang Terus Menganga pada mata kuliah komunikasi pembangunan dan perubahan sosial ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd., Perlu di ketahui korupsi di Indonesia sudah merajalela bahkan ngerugiin negara dan rakyat belum ada hukum yang menyerang pada korupsi.  Korupsi adalah salah satu persoalan terbesar yang menghambat kemajuan Indonesia. Sebagai tindakan penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi, korupsi tidak hanya menimbulkan kerugian materiil bagi negara, tetapi juga menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemerintahan dan hukum. Dalam berbagai survei dan laporan internasional seperti Corruption Perceptions Index yang dirilis Transparency International, Indonesia masih berada di peringkat yang kurang menggembirakan. Hal ini menunjukkan bahwa korupsi bukan hanya pers...

Berfikir kreatif dalam kewirausahaan

 Hai semuanya, kembali lagi dengan saya orang tertamvan Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas  Proses kewirausahaan dan karakter kreativitas yang berbasis bisnis pada mata kuliah ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd., Saya akan menjelaskan Berfikir kreatif dalam kewirausahaanuntuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi yang membaca blog saya dan tidak pelit ilmu dan saya akan berikan pengatahuan untuk berwawasan tinggi.  Diiringi dengan kemajuan teknologi, globalisasi, dan perubahan gaya hidup masyarakat, perkembangan zaman yang pesat telah menimbulkan tantangan besar sekaligus peluang besar di bidang ekonomi dan kewirausahaan. Dalam kondisi seperti ini, wirausahawan yang fleksibel dan kreatif sangat dibutuhkan. Namun, wirausahawan modern tidak hanya perlu memiliki kemampuan teknis dan keberanian mengambil risiko; mereka juga perlu memiliki daya pikir kreatif yang kuat untuk membangun, men...