Langsung ke konten utama

Komunikasi Efektif terhadap lingkungan sekitar

 Hai friend apa kabar kalian semua? kalian pada kangen ga sama saya pasti ga sabar kan membaca blogger terbaru dari saya... yuksss kalian simak yaaa.. ☝😇


Saya Zainul umar mahasiswa semester 6 ilmu komunikasi hari ini saya akan membahas pengertian , Komunikasi Efektif terhadap lindungan sekitar mata kuliah komunikasi organisasi dengan dosen pengampu : ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd.,


Komunikasi efektif adalah kemampuan menyampaikan pesan secara jelas, tepat, dan mudah dipahami oleh penerima sehingga tujuan komunikasi dapat tercapai dengan baik. Dalam komunikasi efektif, pesan tidak hanya sekadar disampaikan, tetapi juga diterima dan dimaknai sesuai dengan maksud pengirim, sehingga tercipta kesamaan pemahaman antara kedua belah pihak. Proses ini melibatkan komunikator sebagai pengirim pesan, isi pesan itu sendiri, media penyampaian, komunikan sebagai penerima, serta adanya umpan balik sebagai tanda bahwa pesan telah dipahami. Komunikasi yang efektif juga ditandai dengan penggunaan bahasa yang sesuai, tidak menimbulkan kesalahpahaman, serta didukung oleh sikap dan cara penyampaian yang baik. Tujuan akhirnya adalah untuk mempengaruhi atau membentuk sikap, pola pikir, dan perilaku, serta membangun hubungan yang harmonis antara individu yang berkomunikasi.        

Pengertian komunikasi efektif 

Komunikasi efektif yaitu cara menyampaikan pesan dengan jelas, tepat, dan mudah dipahami oleh orang lain, sehingga apa yang ingin kita sampaikan benar-benar diterima dengan baik tanpa menimbulkan kesalahpahaman. Dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi tidak hanya sekadar berbicara atau memberikan informasi, tetapi juga melibatkan bagaimana kita memilih kata, nada bicara, serta sikap saat menyampaikan pesan tersebut. Semua hal itu berperan penting agar lawan bicara merasa nyaman, mengerti, dan mampu menangkap maksud yang kita sampaikan secara utuh.

Selain itu, komunikasi efektif memiliki tujuan yang lebih dalam, yaitu mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang yang terlibat. Perubahan ini bisa berupa perubahan cara berpikir, cara pandang, maupun tindakan seseorang setelah menerima pesan yang disampaikan. Oleh karena itu, komunikasi yang efektif sangat penting dalam berbagai situasi, baik dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun pekerjaan, karena dapat membantu membangun hubungan yang baik, menghindari konflik, serta mencapai tujuan bersama dengan lebih mudah.  

Contoh kasusnya : seseorang melakukan negosiasi gaji dengan atasan. Dalam situasi ini, komunikasi efektif tidak hanya berarti atasan memahami apa yang disampaikan, tetapi juga sampai pada tahap di mana ia setuju dengan permintaan tersebut. Misalnya, ketika kamu menjelaskan alasan kenaikan gaji dengan data yang jelas, seperti peningkatan kinerja, kontribusi terhadap tim, atau pencapaian target, lalu menyampaikannya dengan cara yang sopan dan meyakinkan. Di sisi lain, kamu juga mempertimbangkan sudut pandang atasan, seperti kondisi perusahaan atau beban kerja tim, sehingga argumen yang disampaikan terasa relevan dan masuk akal bagi kedua pihak.                                  

 Unsur komunikasi efektif:

1.Komunikator

 Komunikator adalah orang yang menyampaikan pesan. Peran komunikator sangat penting karena ia harus mampu menyusun dan menyampaikan pesan dengan jelas, menggunakan bahasa yang tepat, serta menunjukkan sikap yang baik agar pesan mudah diterima oleh lawan bicara.

2. Pesan

   Pesan adalah isi informasi yang ingin disampaikan, bisa berupa ide, gagasan, pendapat, atau perasaan. Pesan yang baik harus jelas, tidak berbelit-belit, dan sesuai dengan tujuan komunikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

3.Media

  Media adalah sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan. Media bisa berupa komunikasi langsung (tatap muka), tulisan (surat, chat), atau alat komunikasi seperti telepon dan media sosial. Pemilihan media yang tepat akan membantu pesan tersampaikan dengan lebih efektif.

4. Komunikan

   Komunikan adalah orang yang menerima pesan. Dalam komunikasi efektif, komunikan diharapkan mampu memahami pesan dengan baik. Oleh karena itu, komunikator perlu menyesuaikan cara penyampaian dengan karakteristik komunikan, seperti usia, pengetahuan, atau latar belakangnya.

5.Pengaruh atau Umpan Balik

   Umpan balik adalah respon dari komunikan setelah menerima pesan. Respon ini bisa berupa jawaban, tindakan, atau ekspresi. Umpan balik penting untuk mengetahui apakah pesan sudah dipahami dengan benar atau belum.

6. Gangguan yang Menghambat Komunikasi

  Gangguan adalah hal-hal yang dapat menghambat jalannya komunikasi, seperti suara bising, bahasa yang sulit dipahami, perbedaan persepsi, atau kondisi emosi. Gangguan ini dapat menyebabkan pesan tidak tersampaikan dengan baik, sehingga perlu dihindari atau diminimalkan.

     

 prinsip dasar komunikasi efektif yang perlu dikuasai:

1.Respect (Menghargai)

   Respect berarti kita menunjukkan sikap menghargai lawan bicara, baik dari cara berbicara maupun sikap kita. Dalam komunikasi, penting untuk memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Ketika seseorang merasa dihargai, mereka akan lebih terbuka, nyaman, dan bersedia mendengarkan apa yang kita sampaikan.


2.Empathy (Empati)

   Empati adalah kemampuan untuk menempatkan diri pada posisi orang lain dan mencoba memahami apa yang mereka rasakan. Dengan empati, kita tidak hanya mendengar kata-kata, tetapi juga memahami perasaan di baliknya. Hal ini membuat komunikasi menjadi lebih nyambung dan tidak terkesan kaku atau egois.


3. Audible (Dapat Didengar dan Dipahami)

   Audible berarti pesan yang disampaikan harus bisa didengar dengan jelas dan mudah dipahami. Ini tidak hanya soal suara yang cukup keras, tetapi juga cara penyampaian yang terstruktur dan tidak membingungkan, sehingga pesan dapat diterima dengan baik oleh lawan bicara.


4. Clarity (Kejelasan)

   Clarity menekankan pentingnya menyampaikan pesan secara jelas dan tidak ambigu. Komunikasi yang tidak jelas sering menimbulkan salah paham. Oleh karena itu, gunakan kata-kata yang sederhana, langsung pada inti, dan sesuai dengan konteks agar pesan tidak ditafsirkan berbeda.


5. Humble (Rendah Hati)

   Humble berarti bersikap rendah hati dalam berkomunikasi. Tidak merasa paling benar, mau mendengarkan orang lain, dan memberi kesempatan lawan bicara untuk menyampaikan pendapatnya. Sikap ini penting agar komunikasi berjalan dua arah dan tercipta hubungan yang baik.

                                                                                          Contohnya: seorang perawat di rumah sakit yang sedang menangani pasien dalam kondisi panik. Dalam situasi ini, perawat tidak hanya menjelaskan prosedur medis secara teknis, tetapi juga berusaha memahami perasaan pasien. Misalnya dengan mengatakan, “Saya paham Anda merasa takut, tapi tenang ya, kita lewati ini bersama-sama.”

Pendekatan seperti ini membuat pasien merasa dimengerti dan tidak sendirian, sehingga emosinya menjadi lebih stabil. Ketika pasien sudah lebih tenang, ia cenderung lebih kooperatif dan mengikuti arahan medis dengan baik. Dari sini terlihat bahwa komunikasi yang mengandung empati tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mampu memengaruhi kondisi emosional dan perilaku seseorang secara positif.        

bentuk Komunikasi Efektif: Verbal vs Non-Verbal         

- Timbal balik (dua arah).

- Ringkas, jelas, bahasa mudah.

- Cara sampaian diterima, tulus, tujuan jelas.

- Sesuai norma, plus humor untuk ringankan suasana   

 Non-Verbal (Tubuh & Ekspresi)

- Penampilan fisik rapi.

- Sikap tubuh (postur tegak, gerak natural).

- Ekspresi wajah (senyum tulus).

- Sentuhan (handshake) 

Kesimpulan

Komunikasi yang efektif juga tidak berhenti pada satu kali penyampaian, tetapi berlangsung secara berkesinambungan dan melibatkan berbagai media sesuai kebutuhan. Dalam prosesnya terjadi pertukaran informasi dan ide antara komunikator dan komunikan yang kemudian menghasilkan umpan balik. Umpan balik ini menjadi tanda bahwa komunikasi berjalan dengan baik dan pesan diterima sesuai maksudnya.

Pada akhirnya, komunikasi efektif tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga mampu memengaruhi dan mengubah sikap serta perilaku seseorang ke arah yang lebih positif. Oleh karena itu, kemampuan ini sangat penting untuk dimiliki dan terus dilatih, agar dapat mendukung terciptanya pelayanan yang baik, hubungan yang harmonis, serta hasil yang maksimal dalam dunia kesehatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Etika Komunikasi dalam Pembangunan sosial

  Hai semuanya, kembali lagi dengan saya orang tertamvan Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas Etika Komunikasi dalam Pembangunan sosial pada mata kuliah ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd., Saya akan menjelaskan Etika Komunikasi dalam Pembangunan sosial untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi yang membaca blog saya dan tidak pelit ilmu dan saya akan berikan pengatahuan untuk berwawasan tinggi.  Peran etika dalam komunikasi pembangunan sosial sangat penting karena dalam komunikasi pembangunan, tidak hanya menyampaikan pesan dengan cepat dan luas.  Pembangunan bukan hanya tentang perubahan fisik; itu juga tentang membangun kepercayaan dan hubungan yang baik dengan masyarakat. Oleh karena itu, etika komunikasi memastikan bahwa semua komunikasi dilakukan dengan jujur, menghargai orang lain, dan mempertimbangkan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat. Karena apa pentingnya etika komunik...

Berfikir kreatif dalam kewirausahaan

 Hai semuanya, kembali lagi dengan saya orang tertamvan Zainul umar mahasiswa semester 4 dari Universitas Mpu Tantular pada kali ini saya akan membahas  Proses kewirausahaan dan karakter kreativitas yang berbasis bisnis pada mata kuliah ini dosen pengampu yaitu ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.pd., Saya akan menjelaskan Berfikir kreatif dalam kewirausahaanuntuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi yang membaca blog saya dan tidak pelit ilmu dan saya akan berikan pengatahuan untuk berwawasan tinggi.  Diiringi dengan kemajuan teknologi, globalisasi, dan perubahan gaya hidup masyarakat, perkembangan zaman yang pesat telah menimbulkan tantangan besar sekaligus peluang besar di bidang ekonomi dan kewirausahaan. Dalam kondisi seperti ini, wirausahawan yang fleksibel dan kreatif sangat dibutuhkan. Namun, wirausahawan modern tidak hanya perlu memiliki kemampuan teknis dan keberanian mengambil risiko; mereka juga perlu memiliki daya pikir kreatif yang kuat untuk membangun, men...

Pembahasan materi komunikasi pemasaran

Hai nama saya zainul umar umur 19th saya mahasiswa universitas mpu tantular. Saya mau menulis sedikit mengenai komunikasi pemasaran yang telah di sampaikan oleh Bu dosen : Sereptina Tiur Maida, S.Sos, M.Pd, M.I.Kom., C.AC,. C.PS,. C.STM APA SI KOMUNIKASI PEMASARAN? Komunikasi pemasaran adalah komunikasi yang baik untuk menjelaskan kepada para customer untuk menawarkan sebuah produk untuk di tawarkan kepada membeli, di materi ini saya juga akan terjun langsung ke lapangan untuk menawarkan produk sabun dan collegen harganya cukup terjangkau, aman untuk pemakaian sehari-hari dan bisa memutihkan kulit secara menyeluruh dan menjadi kulit kita sehat tidak gatal" Target penjualan? • Menawarkan produk ke temen temen  • Memposting di media sosial untuk menarik costumer •Menawarkan di lingkungan sekitar rumah Apa Manfaat Komunikasi Pemasaran bagi Bisnis? Setelah mengetahui pengertian komunikasi pemasaran dan fungsinya, kini saatnya untuk Anda mengetahui apa saja manfaat komunikasi marketing...